Jumat, 03 Desember 2010

Pencinta tanpa Air-mata

Orang yang tak memiliki Kekasih Tercinta
bagaikan manusia tanpa kepala.

Orang yang kabur dari penjara Cinta
bagaikan seekor burung tanpa sayap.

Kabar apa yang mungkin dibawa seseorang,
yang tak diketahui Sang Penjaga Rahasia.

Orang yang ditembus anak-panah lirikan mata-Nya
bagaikan ksatria yang terjun ke medan perang
tanpa tameng pelindung.

Orang yang tak bisa melihat ke dalam dirinya sendiri
bagaikan seorang lelaki tanpa keberanian.

Orang yang tak bisa membuka pintu qalb-nya sendiri,
bagaikan pecinta tanpa air-mata.

Dia-lah yang menempatkan sebuah pintu
di tengah Jalan ini.
Hanya yang menaruh pintu itu
yang dapat membukanya.

Mereka bilang, "bangun, bangun,
fajar telah merekah!"
Siapa yang terjaga hanya ketika fajar tiba?

Di langit kami tiada matahari terbit,
atau matahari tenggelam.





Sumber: Jonathan StarRumi: In the Arms of the Beloved, 
                2008, hal 138. 
Sumber AsliRumi, Kulliyat-e Shams no 721
                       (Badi-uz Zaman Furuzanfar, Ed.)

1 komentar:

KISAH SUKSES IBU HERAWATI mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.