Postingan

Menampilkan postingan dengan label madu

Anak Panah dari Busur yang Lebih Besar

Gambar
Aku seorang pencinta, dan dari cinta-Nya, aku tak menghindar. Aku seorang ksatria, dan dari medan perang, aku tak menghindar. Layaknya seekor singa, kuserang para singa lain. Tapi bagai seekor rubah, dari jepitan kepungan, aku tak menghindar. Walaupun lengkung lelangit tujuanku, dari jebakan alam-dunia, aku tak menghindar. Walaupun aku ini obat bagi bermacam penyakit, tapi dari rasa-sakit orang lain, aku tak menghindar. Kuikuti para nabi dengan seluruh jiwaku, tapi dari rekan yang jahat, aku tak menghindar. Aku hidup dalam wadah kecil, bernama kehidupanku ini; aku masih tinggal disini,  karena jiwaku tak menghindar. Satu-satunya sebab diterpanya aku oleh anak-panah lirikan-Nya,  adalah karena dari anak-panah yang berasal dari busur yang lebih-besar itu, aku tak menghindar. Luka-luka akibat perang, berubah menjadi kemenangan, karena dari rasa sakit, aku tak menghindar. Aku mengapung dalam lautan madu, berisikan segala jeni...