Postingan

Menampilkan postingan dengan label al-Qur'an

Lukanya tak Tampak

Sang Kekasih adalah seorang Raja tapi singgasananya tersembunyi. Al-Qur'an sampaikan Kebenaran tapi keajaibannya terbungkus rapi. Anak-panah Cinta menembus hati setiap pencinta, Darahnya menetes, senantiasa, tapi lukanya tak tampak. Sumber: Rumi: Rubaiyat #210 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Azima Melita Kolin dan Maryam Mafi, dalam Rumi: Whispers of the Beloved, HarperCollins Publisher Ltd, 1999.

Mereka yang Merendahkan Pandangannya

Pengalaman  ruhaniyah  itu bagaikan para bidadari yang merendahkan pandangannya, mereka tak menampakkan diri kecuali kepada pemiliknya.    [1] Anggur  yang membawa kepada pengalaman itu,    [2] bagaikan  para bidadari yang merendahkan pandangannya, sementara wahana-wahana yang menghijabnya dari penglihatan bagaikan  tenda-tenda     [1] Sungai-besar itu bagaikan tenda,    [3] di dalamnya terdapat kehidupan bagi unggas-air,  dan kematian bagi burung gagak. Racun itu bagai gula-gula bagi ular tapi penderitaan dan kematian bagi yang lain. Bentuk dari setiap keberuntungan dan bencana itu bagaikan surga bagi seseorang atau neraka bagi orang lain. Karena itu, sungguhpun kau tatap berbagai bentuk dan benda, dan terdapat hidangan atau racun di dalam semua ciptaan itu-- kau tidak melihatnya. Setiap orang itu bagaikan cangkir atau cawan, di dalamnya terdapat makanan bergizi dan hal yang membawa terbakarnya...

Tak Akan Berbantah

Gambar
Selama ku bernyawa, Al Qur'an keyakinanku; Muhammad, pilihan Allah,   satu-satunya junjunganku. Jika ada yang menuduh: tak pernah kususun sepotong syair, kecuali hal ini; sedikit pun ku takkan bantah dirinya, ataupun perkataannya. Sumber: Terjemahan Rubaiyat Rumi ke Bahasa Inggris, A.J. Arberry ,  The Rubaiyat of Jalal Al-Din Rumi, 1949

Berlapis Makna

Gambar
Ketika  al-Qur'an  diturunkan, ramai kaum tak beriman mencemoohkan. (Mereka mengatakan): "Itu hanya kisah dan cerita masa lalu; bukan penelitian yang baru, bukan pemikiran yang canggih; Bahkan anak kecil pun bisa memahaminya: hanya tentang hal-hal yang diperintahkan dan hal-hal yang dilarang. Kisah tentang Yusuf-- tentang betapa tampannya dia, kisah ayahnya Ya'qub, Zulaikha dan gairahnya. Naskah biasa saja, semua orang dapat memahami maknanya: tidak terdapat bagian yang membingungkan akal." Dia berkata: "Jika menurutmu mudah, buatlah satu surat saja yang semisal                    [1] dan semudah al-Qur'an ini. Kerahkanlah jin, manusia dan cerdik-pandai diantaramu, menandingi dengan satu ayat yang semisal." Ketahuilah,  kalimah  dalam al-Qur'an itu memiliki pengertian literal dan makna-dalam yang sangat agung. Dan dibalik makna-dalam itu, terdapat lapisan makna ketiga yang didalamnya se...

Datang Semata untuk Bersaksi

Kehadiran kita di ruang sidang Sang Hakim ini [1] untuk membuktikan kebenaran pernyataan kita, "kami bersaksi;" ketika dalam Perjanjian itu kita ditanyai, "bukankah Aku Tuhanmu?" [2] Karena kita telah membenarkan, maka dalam  persidangan ini ucapan dan tindakan kita menjadi  saksi dan bukti bagi kesepakatan itu. Ruang sidang Sang Hakim bukanlah tempat untuk membisu. Bukankah kita datang kesini untuk memberikan persaksian? Wahai saksi, berapa lama lagi engkau diperiksa di ruang  sidang Sang Hakim? Segera lah berikan pernyataanmu. Engkau telah dipanggil ke sini, dan telah datang engkau, [3] semata untuk bersaksi. Lalu mengapakah engkau bersikukuh diam? Di ruang tertutup ini engkau ikut menutup mulut maupun tanganmu. [4] Kecuali engkau berikan pernyataan itu, wahai saksi,  bagaimana caranya engkau akan keluar dari sidang ini? [5] Inilah urusanmu di alam ini. Kerjakan tugasmu dan segeralah berl...