Postingan

Menampilkan postingan dengan label amal

Mempercantik Kuburan

Gambar
Jangan berlebihan usahamu, hanya sekadar untuk urusan duniawi. Jangan terlibat amal yang tak mensucikan. Jika tak kau perhatikan, pada akhir hari, kau kan beranjak saat kau belum lagi tuntas: urusan akhiratimu berantakan; kau bagaikan roti yang belum dipanggang. Mempercantik kuburan itu tak dilakukan dengan memakai kayu, batu atau semen. Sama sekali tidak! Tapi dengan menggali dalam-dalam kuburmu dalam kemurnian ruhaniah, lalu mengubur keakuanmu dalam Kehendak-Nya; Dan dengan menjadi debu-Nya, terkubur dalam cinta kepada-Nya; sehingga dengan hembusan-Nya, kau kan disempurnakan. Sumber: Rumi:   Matsnavi   III: 128 - 32 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Kabir Helminski Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.

Pesona Kematian

Gambar
Barangsiapa terpesona pada kematian, dia bagaikan Jusuf, yang memberikan jiwanya demi tebusan; sebaliknya, yang menganggapnya bagaikan serigala, akan berpaling dari penyelamatan. Anakku, kematian seseorang itu sesuai dengan sifat dirinya: bagi musuh Tuhan dia adalah musuh, bagi waliullah dia itu sahabat. Di mata orang Turkoman cermin tampak terang; di mata orang Ethiopia cermin tampak gelap. Sesungguhnya ketakutanmu terhadap maut adalah ketakutanmu terhadap dirimu sendiri: lihatlah dari siapa engkau sedang melarikan diri. Itu adalah keburukan dirimu sendiri, bukan wajah Sang maut: jiwamu bagaikan pohon, dan maut laksana dedaunan. Dia tumbuh darimu, apakah dia menjadi baik atau buruk: semua pikiranmu yang tersembunyi, jujur ataupun curang, lahir dari dirimu sendiri. Jika engkau dilukai onak-duri, engkaulah penanamnya; jika engkau berpakaian satin-sutra, engkau sendirilah pemintalnya. Ketahuilah bahwa perbuatan itu tidak sama dengan hasilnya; sebuah pelayanan tak selalu ...