Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fir'aun

Siapakah Dia?

Gambar
di pantai Sancang, Garut Selatan, Juli 2024 Siapakah Dia? Yang memenuhi dada dengan kesedihan; lalu ketika engkau mengeluh-mengaduh pada-Nya, diubahnya kepahitanmu menjadi manis. Awalnya Dia tampil layaknya pengawas nan teliti; sampai akhirnya kau kan dapati Dia bagaikan sebuah Gudang Mutiara.                                 [1] Kekasih yang Maha Lembut: Engkau lah yang dalam sekejap mengubah keburukan menjadi kebaikan.    [2] Walau awalnya jiwa si hamba serendah setan, digubah-Nya jadi secantik bidadari.              [3] Sebuah pemakaman dibuat-Nya menjadi seindah pesta perkawinan.                [4] Dan Dia lah yang membuat orang yang mengetahui dan menguasai dunia terbutakan dari saat dia segumpal janin dalam rahim ibunya.               ...

Apakah Artinya Kelimpahan Tanpa Pengemis

Gambar
Apakah artinya kelimpahan tanpa pengemis? Keramahan tanpa tamu? Jadilah pengemis. Jadilah tamu; Karena kecantikan mencari cermin, Air memanggil pencari yang haus. Putus-asa dan kefakiran adalah ceruk pengikat merah-delima. Kefakiranmu adalah buraq mu, janganlah menjadi peti-mati, yang hanya menunggang pundak orang lain. Bersyukurlah kepada-Nya akan keterbatasanmu; tanpa itu, boleh-jadi engkau bersikap bagaikan Fir'aun. Musa a.s, merintih dalam do'anya, "Rabbi, inni lima anzalta 'ilayya min khayri fakiir." [1] Jalan Musa a.s. sepenuhnya tersusun dari putus-asa dan kefakiran, dan itu adalah satu-satunya Jalan menuju Rabb . Sejak engkau bayi, kapankah keputus-asaan pernah mengecewakanmu? Jalan setapak yang ditempuh Yusuf a.s. membawanya dibuang kedalam sumur; janganlah menghindar dari papan-catur alam-dunia ini, karena ini adalah permainan-Nya, dan selalu kita yang terkunci-mati. Lapar membuat roti-tawar l...

Perbedaan Pendapat tentang Bentuk Gajah

Disebutnya nama Musa,  telah menjadi sebuah rantai yang membelenggu  pikiran para pembacaku,  mereka pikir ini adalah  cerita-cerita  yang terjadi dahulu kala. Disebutkannya Musa hanya berfungsi sebagai topeng,  tetapi cahaya Musa adalah persoalan mutakhir,  wahai sahabatku. Musa dan Fir’aun itu di dalam dirimu: engkau mesti mencari pihak-pihak yang berlawanan ini di dalam dirimu-sendiri. Pembangkitan Musa akan terus berlangsung sampai  Hari Kebangkitan: Cahaya itu tidak berbeda,  walaupun lampunya berlain-lainan. Lampu dari tanah ini berbeda dengan sumbu itu, tetapi cahaya mereka tidak berbeda: ia dari Alam Sana. Jika engkau terus memandang kaca lampu,  engkau akan bingung, karena dari kaca munculah sejumlah  keragaman. Tetapi jika pandanganmu tetap kepada Cahaya, engkau akan terbebas dari keragaman dan bermacam-macamnya bentuk yang terbatas. Dari tempat yang menjadi obyek pandangan,...