Postingan

Menampilkan postingan dengan label bahagia

Jika Kau Dambakan

Gambar
Jika kau dambakan dirimu yang sejati, keluarlah dari jasadmu. Tinggalkan di belakang  aliran kalimu yang dangkal dan mengaruslah engkau ke dalam sungai yang dalam dan lebar. Jangan rela sekedar menjadi seekor kerbau yang menghela bajak di sawah, ber- thawaf -lah engkau bersama bintang-bintang yang bertasbih-berputar di atasmu. Sumber: Rumi: Rubaiyat  F#62 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Kabir Helminski.

Jangan Kau Sesali

Gambar
Jangan kau sesali lenyapnya kebahagianmu; ketahui lah ia akan kembali padamu dalam bentuk yang lain. Saat kanak-kanak kau berbahagia ketika kau menyusu. Ketika mulai tumbuh membesar kau bosan pada susu, dan kesenanganmu beralih pada minuman lain dan madu. Kesenangan adalah sesuatu yang esensial ia datang menyapamu melalui aneka bentuk. Ia bergerak dari satu sudut ke sudut lain pada unsur air dan tanah-lempung, yang membentuk dirimu. Ia bisa mendadak mempertontonkan keindahannya pada butir air hujan, lalu ia merasuki pokok mawar, dan keanggunan kecambahnya ketika bibitnya bangkit dari tanah. Ia bisa datang dari air, dari kelezatan roti dan daging, lalu melalui kecantikan, lalu melalui anggunnya kuda tunggangan. Sampai, mendadak suatu hari, dari balik hijab-hijab itu, ia menerobos dan menghancurkan berhala-berhala: Ia bukan lah bentuk yang ini bukan pula bentuk yang itu.              [1] Jiwa, saat kau te...

Cara Sang Kekasih Mengajarkan Isyarat

Gambar
Engkau niatkan menempuh seratus perjalanan: Dia menarikmu ke tempat lain. Ditariknya tali-kekang kuda ke berbagai arah a gar kuda yang belum terlatih menyadari  kehadiran penunggang. Kuda yang terlatih pesat larinya,  karena dia tahu ada penunggang di atas punggungnya . Dia paterikan kepada hatimu seratus niat bulat; lalu Dia mengecewakanmu;  lalu Dia  meremukkan hatimu. Jika hanya sekali sayapmu dihancurkan,  kehadiran Sang Penghancur sayap hanya sayup-sayup engkau tengarai. Tetapi karena Dia secara teratur memutuskan  jaring-jaring rencanamu, maka tata-aturan  Rabb bagimu akan jelas terbukti. Dalam berbagai peristiwa,  terkadang keinginan  dan tujuanmu tercapai. Agar melalui harapan tercapainya tujuanmu, hatimu dapat membangun sebuah niat; sehingga lalu Dia dapat menghancurkan  niatmu. Sebab, jika engkau selalu gagal, hatimu akan berputus-asa: lalu hatimu itu tidak mampu ditanami benih penghar...