Postingan

Menampilkan postingan dengan label shaleh

Siapakah Dia?

Gambar
di pantai Sancang, Garut Selatan, Juli 2024 Siapakah Dia? Yang memenuhi dada dengan kesedihan; lalu ketika engkau mengeluh-mengaduh pada-Nya, diubahnya kepahitanmu menjadi manis. Awalnya Dia tampil layaknya pengawas nan teliti; sampai akhirnya kau kan dapati Dia bagaikan sebuah Gudang Mutiara.                                 [1] Kekasih yang Maha Lembut: Engkau lah yang dalam sekejap mengubah keburukan menjadi kebaikan.    [2] Walau awalnya jiwa si hamba serendah setan, digubah-Nya jadi secantik bidadari.              [3] Sebuah pemakaman dibuat-Nya menjadi seindah pesta perkawinan.                [4] Dan Dia lah yang membuat orang yang mengetahui dan menguasai dunia terbutakan dari saat dia segumpal janin dalam rahim ibunya.               ...

Lepaskanlah Beban

Gambar
foto oleh Pommelien da Costa Cosme dari Unsplash Lepaskanlah beban kehidupan ini, agar dapat kukunjungi taman kaum yang shaleh. Lalu, bagai  ashabul-kahfi, kutelusuri jalan penuh karunia ketika tak lagi kuterjaga, bukan pula kutertidur. Ku kan berbaring ke sebelah kanan, atau ke sebelah kiri; tak akan aku berguling bagai bola, kecuali tak sengaja. Seperti itulah, wahai  Al-Hakim, Engkau membolak-balikkan aku kadang ke kanan, kadang ke kiri.  [1] Ratusan ribu tahun aku melayang kesana-kemari, bak debu di udara.  [2] Telah kulupakan keadaan saat itu, tapi ketika jiwaku tengah lebur, dibawa aku kembali ke sana, dan perlahan ingatanku pulih. Setiap malam kudamba kemerdekaan dari salib bercabang empat ini,  [3] dan melesat dari wadah sementara yang sesak ini, menuju padang  ruhaniyah  nan lapang. Bersama sang juru-rawatku: tidur yang lebur, kuhirup kembali susu berupa pengetahuan masa-masaku yang telah berlalu, yaa  R...

Sang Pemilik Kasih Tersembunyi

Sungguh hikmah yang mencengangkan: Dia, Sang Kekasih dambaan hati, telah membuatku tinggalkan kampung-halaman, bergegas aku berjalan, tapi malah kehilangan arah, sehingga semakin menjauh dari tujuan; lalu,  Rabb  dalam kasih-sayang-Nya, membuat tersesatnya aku itu, sebuah sarana untuk menapaki jalan yang benar dan menemukan  khazanah  sangat bernilai. Dia membuat kehilangan arah sebuah jalan untuk mencapai keyakinan sejati. Dia membuat tersasarnya seseorang sebuah ladang perjuangan, agar panen kebajikan dapat dituai; sehingga tak ada hambanya yang shaleh, merasa gentar; sehingga tak ada yang sedang men dzhalimi dirinya sendiri, kehilangan harapan. Sang Maha Kasih telah anugerahkan penawar racun, sehingga mereka yang paham menyebutnya: Rabb   sang pemilik Kasih Tersembunyi. Sumber: Rumi:   Matsnavi   VI: 4339 - 4344 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson. Juga terdapat pada terjemahan versi Camille dan Kabir...

Mencermati Ketiadaan

Gambar
Semua yang mempesonamu,  pada wajah-wajah cantik, adalah Cahaya Sang Matahari  terpantul pada kaca prisma. Beragam corak kaca  membuat Cahaya tampil beraneka-warna. Ketika prisma kaca beraneka-warna tak lagi ada, barulah Cahaya tanpa-warna mempesonamu. Bangunlah kebiasaan  menatap Cahaya tanpa prisma kaca, sehingga ketika prisma kaca itu remuk, tak lagi engkau buta. Selama ini engkau puas dengan pengetahuan yang kau dapat dari orang lain: matamu dapat memandang karena adanya cahaya lampu orang itu. Dia mengambil lampu itu, agar kau ketahui bahwa engkau seorang peminjam bukan pemberi yang murah hati. Jika semua pemberian itu telah engkau syukuri dengan sungguh-sungguh beramal, tak perlu kau tangisi kehilangan itu; karena Dia akan menggantinya seratus kali lipat. Tetapi jika selama ini kau tak pandai bersyukur, kini saatnya meneteskan air mata darah, karena keunggulan jiwa dihapuskan dari mereka yang tak bersyukur. Dia menghapus ...

Yang Tampak dan Yang Tersembunyi

Gambar
Dia telah menjadikan yang nisbi eksistensinya tampil berwujud dan agung; Dia telah menjadikan yang lebih nyata eksistensinya tersembunyi bentuknya. Dia telah menghijab Laut, dan membuat ombak tampak; Dia telah menyembunyikan Angin, dan memperlihatkan padamu debu. Debu membubung setinggi menara: tak mungkin ia melayang sendiri. Wahai yang berpandangan tajam, kau lihat debu melayang tinggi; sedangkan anginnya tak kau lihat, tapi kau ketahui adanya dengan akalmu. Kau lihat ombak menggelora kesana-kemari, tanpa Laut, ombak itu takkan bergerak. Kau lihat ombak itu dengan inderamu, dan Laut melalui kesimpulanmu: pemikiran tersembunyi, sedangkan perkataan berwujud. Kita melihat akibat sebagai pengukuhan: mata kita hanya melihat hal yang tak memiliki eksistensi sendiri. Mata lahiriah ini hanya melihat secara terbatas, bagaikan dalam keadaan tidur, tak dilihatnya apa pun kecuali fatamorgana dan yang lemah eksistensinya. Jadilah kita berkubang dalam kesalahan, ...

Gonggongan Bayi-Anjing dari Dalam Perut Induknya

Ketika tengah menjalani khalwat , 40 hari lamanya, seorang yang shalih menyaksikan, dengan mata-batinnya, seekor induk anjing sedang hamil. Tiba-tiba didengarnya gonggongan anak-anak anjing, padahal mereka masih tersembunyi di dalam kandungan sang induk. Lolongan itu membuatnya terheran-heran: bagaimana mungkin, pikirnya, bayi anjing dapat menggonggong dari dalam kandungan. Bayi anjing menggonggong dari dalam rahim? Sungguh, pikirnya seraya takjub, ini kejadian langka. Ketika dia tersadar dari fana' -nya itu, semakin bertambah bingunglah dia. Di dalam khalwat, tak ada yang dapat dimintai tolong mengurai simpul teka-teki itu, kecuali ke Hadhirat yang Maha Agung, Maha Mulia. Diapun bermohon, "Yaa Rabbi,  karena sebab ini hamba terlalaikan dari ber- dzikr kepada-Mu, padahal hamba sedang ber- khalwat . Lepaskanlah beban hamba, sehingga dapat hamba terbang, memasuki taman dzikr dan menyusuri jalan-teduh ma'rifat ." Segera sebuah ...