Postingan

Menampilkan postingan dengan label murah hati

Kemurahan Hati

Gambar
Kemurahan hati seorang berpunya, dinyatakan  dengan bersedekah harta. Sedangkan kemurahan hati seorang pencinta, dengan penyerahan jiwanya. Jika kau berikan makanan atas nama Tuhan, maka kau akan diganjar lebih banyak makanan. Sedangkan jika kau berikan jiwamu, atas nama Tuhan, maka kau akan diganjar dengan suatu Kehidupan Sejati. Sumber: Rumi: Matsnavi   I: 2235 – 36 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Kabir dan Camille Helminski. Dalam The Rumi Collection, halaman 140.

Sang Pemilik Kasih Tersembunyi

Sungguh hikmah yang mencengangkan: Dia, Sang Kekasih dambaan hati, telah membuatku tinggalkan kampung-halaman, bergegas aku berjalan, tapi malah kehilangan arah, sehingga semakin menjauh dari tujuan; lalu,  Rabb  dalam kasih-sayang-Nya, membuat tersesatnya aku itu, sebuah sarana untuk menapaki jalan yang benar dan menemukan  khazanah  sangat bernilai. Dia membuat kehilangan arah sebuah jalan untuk mencapai keyakinan sejati. Dia membuat tersasarnya seseorang sebuah ladang perjuangan, agar panen kebajikan dapat dituai; sehingga tak ada hambanya yang shaleh, merasa gentar; sehingga tak ada yang sedang men dzhalimi dirinya sendiri, kehilangan harapan. Sang Maha Kasih telah anugerahkan penawar racun, sehingga mereka yang paham menyebutnya: Rabb   sang pemilik Kasih Tersembunyi. Sumber: Rumi:   Matsnavi   VI: 4339 - 4344 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson. Juga terdapat pada terjemahan versi Camille dan Kabir...

Adab Bersantap

Gambar
Sang  Quthb  itu bagaikan singa, berburu merupakan urusannya; yang lainnya--para pejalan-- memakan sisa-sisanya. Sejauh kemampuanmu, upayakanlah memuaskan sang  Quthb, sehingga dia mendapat kekuatan dan memburu binatang-binatang buas. Ketika dia sakit, mereka jadi tak ternafkahi, karena semua makanan yang disediakan bagi kerongkongan datang dari tangan sang Akal. Mengingat pengalaman  ruhaniyah yang terjadi pada orang-orang lain hanyalah sisa-sisanya, maka camkanlah hal ini; jika hatimu juga mengidamkan hidangan ruhaniyah. Dia bagaikan sang Akal, sedangkan para pejalan itu bagaikan anggota-anggota tubuh: pengaturan tubuh itu bergantung kepada sang Akal. Kelemahan sang  Quthb terletak pada tubuhnya, dan bukan bersifat  ruhaniyah; kelemahan itu pada bahtera, bukannya pada Nuh. Sang  Quthb  berputar mengedari dirinya sendiri, sementara di sekitarnya berputar benda-benda angkasa. Ulurkanlah bantuan untuk memperbaik...

Menyerahkan Hidupmu

Sungguh pantas orang yang murah hati bersedekah, tetapi kemurahan hati sang pencinta itu dengan menyerahkan jiwanya. Jika engkau berikan sepotong roti, atas nama Rabb, engkau akan diganjar dengan melimpahnya roti. Jika engkau serahkan hidupmu bagi Rabb, kepadamu akan diberikan Hidup Sejati. Sumber: Rumi, Matsnavi  III: 2895 - 2897 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.