Postingan

Menampilkan postingan dengan label fakir

Hanya Kisah Aneh dari Zaman Dahulu

Gambar
Khayalanmu yang menggunung,  bobotnya tak sampai se remah roti.  Hilir–mudikmu  tak lebih hanya sebuah dalih.  Sepanjang hayatmu, telah kau dengar beragam cerita tentang perjalanan hatiku.  Tapi semua itu bagimu tak lebih dari kisah–kisah aneh dari zaman dahulu.  Sumber: Rumi: Rubaiyat  F#704 Suntingan ke Bahasa Inggris oleh Jonathan Star, dalam Rumi: In  the Arms of the Beloved, TCE, Penguin Group (USA), 20008. Berdasarkan terjemahan literal dari Bahasa Persia ke Bahasa Inggris  oleh Shahram Shiva.

Rintihan Seruling Bambu

Gambar
Dengarkanlah suara seruling bambu Menyayat rintihannya, lantunkan perihnya perpisahan: "Sejak direnggut aku dari rumpunku dulu, ratapan pedihku telah membuat berlinang air-mata orang. Kuseru mereka yang tersayat hatinya karena perpisahan. Karena hanya mereka yang pahami sakitnya kerinduan ini. Mereka yang tercerabut dari tanah-airnya merindukan saat mereka kembali. Dalam setiap pertemuan, bersama mereka yang tengah gembira atau sedih, kudesahkan ratapan yang sama. Masing-masing orang hanya dapat mendengar sesuai pengetahuannya sendiri-sendiri. Tak ada yang mencari lebih dalam tentang rahasia didalam diriku. Rahasiaku tersembunyi didalam rintihanku, mata-telinga tak bercahaya takkan mampu memahaminya." Desah seruling bersumber dari api, bukannya angin. Apa gunanya hidup seseorang yang tak lagi ada apinya? Adalah api cinta yang menghidupkan nyanyian sang seruling. Adalah ragi cinta yang membuat anggur teras...

Obat bagi Sang Pencinta

Obat bagi segala kegalauan intelektual hanya lah sekilas Wajah Sang Kekasih, semua wajah yang mempesonamu tak lain adalah hijab-Nya. Wahai pengabdi Sang Kekasih, hadapkan lah wajah pada wajahmu sendiri: ketahuilah pencari yang bingung, tak ada engkau berkerabat selain dengan dirimu sendiri. Sang pencari sejati menghadap kiblat pada masjid di dalam  qalb -nya sendiri: tak ada sesuatu pun bagi insan kecuali apa-apa yang teruntuk baginya. Sebelum didengarnya jawaban atas do'anya, telah bertahun dia berdo'a. Dia biasa berdo'a dengan khusyu, tanpa didapatinya suatu hasil; tapi secara rahasia, dari sisi Rahmat-Nya yang penuh kasih, didengarnya jawaban: Labbayka, Aku disini . Sejak itu hidupnya bagaikan sebuah tarian selaras iringin musik tak terdengar: dia fakir yang menggantungkan diri pada pencukupan dari Sang Pencipta nan Agung. Walau tak terdengar didekatnya suara dari langit atau hadir sesosok pun utusan Ilahiah, tapi telinga dari harapannya dipenu...

Mereka yang Merendahkan Pandangannya

Pengalaman  ruhaniyah  itu bagaikan para bidadari yang merendahkan pandangannya, mereka tak menampakkan diri kecuali kepada pemiliknya.    [1] Anggur  yang membawa kepada pengalaman itu,    [2] bagaikan  para bidadari yang merendahkan pandangannya, sementara wahana-wahana yang menghijabnya dari penglihatan bagaikan  tenda-tenda     [1] Sungai-besar itu bagaikan tenda,    [3] di dalamnya terdapat kehidupan bagi unggas-air,  dan kematian bagi burung gagak. Racun itu bagai gula-gula bagi ular tapi penderitaan dan kematian bagi yang lain. Bentuk dari setiap keberuntungan dan bencana itu bagaikan surga bagi seseorang atau neraka bagi orang lain. Karena itu, sungguhpun kau tatap berbagai bentuk dan benda, dan terdapat hidangan atau racun di dalam semua ciptaan itu-- kau tidak melihatnya. Setiap orang itu bagaikan cangkir atau cawan, di dalamnya terdapat makanan bergizi dan hal yang membawa terbakarnya...

Di Lembah Cinta

Tengah malam, aku bertanya,  siapa ini yang ada di dalam rumah qalb-ku? Dia menjawab,  Inilah Aku, yang cemerlangnya membuat matahari dan rembulan jadi tertunduk malu. Dia bertanya,  Mengapa rumah ini penuh dengan aneka macam lukisan? Aku menjawab, Ini semua adalah bayangan dari-Mu, wahai Engkau yang wajah-Mu membuat iri warga Chigil.                               [1] Dia bertanya,  Dan apa ini: qalb yang berdarah-darah? Aku menjawab, Ini adalah gambaran diriku: hati terluka, dan kaki dalam lumpur. Kuikat leher dari jiwaku, dan menyeretnya kehadapan-Nya sebagai persembahan: Inilah dia yang telah berkali-kali memunggungi Cinta, kali ini jangalah Kau lepaskan. Dia serahkan satu ujung tali, ujung yang penuh kecurangan dan pengkhianatan, Peganglah ujung yang ini, Aku kan menghela dari ujung yang lain, mari berharap tali ini tidak putus. Kuraih tangan-Nya, Dia men...

Tingkatkanlah Kehausanmu

Gambar
Siti Maryam menggendong bayi Isa as Adalah kesakitan luar-biasa Siti Maryam, yang membuat bayi Isa mulai berbicara sejak dari buaian. Apa pun yang tumbuh, berkembang bagi kepentingan mereka yang perlu; sehingga sang pencari dapat menemukan apa yang dicarinya. Rabb yang Maha Tinggi telah menciptakan lelangit, agar berbagai keperluan dapat terpenuhi. Dimana ada sakit, kesanalah obat menuju; dimana ada kefakiran, kesitu rezeki mengalir. Ketika muncul pertanyaan sulit, kesitu lah jawaban bergerak; dimana perahu berada, kesitu lah air mengalir. Tak perlu air dicari: tingkatkanlah kehausanmu, sampai air memancar dari atas dan bawah dirimu. Ketika sang jabang bayi menangis kehausan, barulah susu memancar dari dada ibunya. Catatan: Didalam kitab al-Hikamnya yang termasyhur, Ibn ‘Athailah, mursyid ke 3 Tarekat Syatariah, menyampaikan: “Nyatakanlah sifat-sifat kehambaan-Mu, niscaya Dia akan membantumu dengan Sifat-sifat-Nya. Nyatakanlah kehinaanmu, niscaya Dia akan membantumu dengan Kemuliaan-N...

Tanggalkan Jubah Takabur

Tanggalkan takabur dari tubuhmu: tiada yang pantas dipakai seorang pencari kecuali pakaian rendah-hati. Ilmu umum bisa didapat dari menghafal, untuk ketrampilan tangan bisa dilatih. Jika engkau idamkan kefakiran spiritual, engkau harus berguru: bukanlah itu soal ketrampilam lidah atau tanganmu. Jiwa belajar rendah-hati dari jiwa yang lain; bukan dari buku atau ucapan. Rahasia-rahasia kefakiran spiritual  memang tersimpan dalam qalb sang pencari; tapi pengetahuan akan rahasia-rahasia itu belum lagi dimilikinya. Hal itu masih harus menunggu, sampai dadanya lapang dan terisi Cahaya:  Allah bersabda, "Bukankah Kami  yang melapangkan dadamu?"; [1] Karena jika Kami menaruh Cahaya di situ, tentu Kami pula yang telah lapangkan dadanya. Ketika engkau telah menjadi pancuran-susu, tak perlu engkau memerah sumber-susu lain. Pancuran-susu abadi ada dalam dirimu, mengapa kesana-kemari engkau membawa pasu, sibuk mencari...

Apakah Artinya Kelimpahan Tanpa Pengemis

Gambar
Apakah artinya kelimpahan tanpa pengemis? Keramahan tanpa tamu? Jadilah pengemis. Jadilah tamu; Karena kecantikan mencari cermin, Air memanggil pencari yang haus. Putus-asa dan kefakiran adalah ceruk pengikat merah-delima. Kefakiranmu adalah buraq mu, janganlah menjadi peti-mati, yang hanya menunggang pundak orang lain. Bersyukurlah kepada-Nya akan keterbatasanmu; tanpa itu, boleh-jadi engkau bersikap bagaikan Fir'aun. Musa a.s, merintih dalam do'anya, "Rabbi, inni lima anzalta 'ilayya min khayri fakiir." [1] Jalan Musa a.s. sepenuhnya tersusun dari putus-asa dan kefakiran, dan itu adalah satu-satunya Jalan menuju Rabb . Sejak engkau bayi, kapankah keputus-asaan pernah mengecewakanmu? Jalan setapak yang ditempuh Yusuf a.s. membawanya dibuang kedalam sumur; janganlah menghindar dari papan-catur alam-dunia ini, karena ini adalah permainan-Nya, dan selalu kita yang terkunci-mati. Lapar membuat roti-tawar l...

Bersama Kami: Ajakan Para Awliya

Walaupun engkau bukan seorang pencari, ikutilah kami, ikutlah mencari bersama kami.                   [1] Walaupun engkau tak tahu bagaimana caranya menari dan bernyanyi, tirulah kami, bersama kami engkau akan menari dan menyanyi.   [2] Bahkan seandainya engkau adalah Qarun, yang paling terkenal diantara hartawan, ketika engkau jatuh cinta, engkau akan menjadi seorang fakir.          [3] Walaupun engkau seorang sultan, engkau akan menjadi seorang hamba, seperti kami. Satu lilin pada pertemuan ini, lebih bernilai daripada seratus lilin lain, cahayanya lebih terang. Apakah engkau masih hidup atau sudah mati, engkau akan kembali hidup, bersama kami.                                                   [4] Lepaskanlah rantai dari kakimu, melangkahlah ke taman mawar,...

Mi'raj ke dalam Perut Paus

Ketika Sang Kekasih menjadi sahabat, tempat manapun menjadi "bagaikan di langit;" dan bukan "terbenam ke bumi." Sang Nabi saw, berkata, "Jangan menyangka  mi'raj -ku lebih unggul daripada apa yang terjadi pada Yunus;        [1] aku diangkat ke langit; dia ditenggelamkan ke dalam perut paus;    [2] kedekatan pada  al-Haqq  itu di luar perhitungan." Kedekatan itu bukan soal naik atau turun: kedekatan pada  al-Haqq  itu artinya  kemerdekaan dari penjara keberadaan. Tiada tempat bagi gerak  "ke atas" atau  "ke bawah"  dalam ketiadaan. Ketiadaan tak mengenal  "nanti," "jauh,"  atau  "terlambat." Sumber ilmu dan khazanah  al-Haqq berada di ketiadaan. Karena keberadaan ini saja telah menipumu, bagaimana mungkin kau pahami apa itu ketiadaan?                        [3] Kekurangan adalah bagian dunia yang telah ditentukan bagi...