Postingan

Hanya Harapan yang Diperbolehkan Mengetuk Pintu

Gambar
Di dalam hati mereka, para Nabi bertanya: “Sampai kapan kami terus menyeru dan menasehati si fulan dan si fulanah? Sampai kapan kami harus membentuk sepotong besi dingin? Sampai kapan kami harus terus membisiki werangka yang kosong ini?” Setiap gerakan makhluk berlangsung karena ketetapan dan penunjukan Ilahiah: tajamnya gigitan berlangsung karena panasnya rasa-lapar di perut. Jiwa Pertama mendorong dan jiwa ke dua merespon: berubahnya bau ikan dimulai dari kepala, bukan dari ekornya. Kenalilah ini, dan tetaplah melesat bagai anak-panah, karena Allah telah bersabda: “Sampaikanlah;” tidaklah mungkin menghindar dari melakukannya. Dan tidaklah engkau mengetahui, engkau itu termasuk golongan yang mana: karenanya teruslah berjuang selama masih perlu bagimu memilah siapa sesungguhnya dirimu. Ketika engkau memunggah muatan ke atas sebuah kapal, engkau melakukannya atas dasar kepercayaan. Sebab engkau tidak tahu termasuk golongan yang ...

Tiada Sedikit pun Mencukupi tanpa Kehendak Allah

Telah panjang-lebar kita berbicara, tetapi sungguh penyiapan diri kita untuk menempuh jalan yang membentang di depan tidaklah cukup: tiada sedikit pun mencukupi tanpa kehendak Allah! Tanpa kehendak Allah dan mereka yang dipilih-Nya, siapa pun diri kita, lembaran kita tetaplah hitam. Yaa Allah, kelimpahan-Mu memenuhi setiap kebutuhan, tidaklah diizinkan untuk menyebutkan sesuatu pun di sisi-Mu. Alangkah berlimpahnya petunjuk yang telah Kau anugerahkan; selama ini telah Engkau tutupi begitu banyak aib dan cacat-cela kami. Karena setitik pengetahuan yang telah Engkau berikan sebelum kami disini— sampai kini rindu kami bersatu dengan lautan-Mu. Setitik pengetahuan yang berada di dalam jiwa kami ini: bebaskan dia dari syahwat dan kungkungan tanah-liat ini. Sebelum tanah-liat ini menghirupnya-habis, sebelum angin ini menyapunya. Sungguhpun, ketika dia tertiup j...