Postingan

Menyambut Tamu Agung

Gambar
  Foto oleh Meghna R di Unsplash Tamuku mendadak muncul. Terkejut, hatiku bertanya, "Siapa di situ?" Jiwaku menjawab, "Rembulan yang Agung." Sang Tamu ada di dalam rumah, tetapi kita--seperti kurang waras-- hilir-mudik di jalan-jalan mencarinya. "Aku di sini," terus dia memanggil dari dalam, sementara kita, bagaikan merpati, tak hentinya mendekur: "di manakah, di manakah engkau?" Seperti saat segerombolan orang, berkerumun di tengah malam, sambil mereka berteriak: "Tolong, ada pencuri!" Sementara sang pencuri, yang ada bersama mereka, ikut berteriak pula. Suaranya bercampur, dan akhirnya tenggelam ditelan suara gerombolan itu. Ayat yang berbunyi, "..Dia bersamamu.," [1] artinya: dalam pencarianmu akan Dia --Dia bersamamu--lebih dekat daripada urat lehermu sendiri; mengapa kau cari Dia di luar dirimu sendiri? Mencairlah bagaikan salju, tahirkan dirimu --dari dirimu sendiri-- dan biarkan cinta tumbuh di dalam dirim...

Bagai Purnama

Gambar
foto dari wallpaperaccess.com Wahai jiwa yang berharga, jangan tunda lagi: tempuhlah perjalanan yang mencengangkan, menuju Lautan Makna. Ingatlah telah kau lalui banyak tahapan. Jangan kau lawan, berserahlah pada pencarian. Basuhlah sayapmu dari lumpur duniawi dan ikuti jejak para pendahulumu. Jangan tinggal di bengkel perajin tanah liat pecahkanlah kendimu, dan mengalirlah bersama arus kehidupan. Meluncurlah dari pegunungan ke laut, karena tak ada jaminan keamanan di gunung. Jangan berpaling ke timur atau ke barat mengarahlah langung ke matahari. Dari cahayanya, kau kan seperti rembulan: mulai bagai bulan mati, lalu bagai purnama. Sumber: Rumi: Diwan  #2873 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Maryam Mafi dan Azima Melita Kolin. Tercantum dalam buku Rumi's Little Book of Life: The Garden of Soul. the Heart and the Spirit, Hampton Road Publishing, Inc, 2012. Terjemahan ke Bahsa Indonesia oleh ngRumi.

Agar Sang Kekasih Berkenan

Gambar
  Siapakah yang akan menulis, pada lembaran yang telah dipenuhi tulisan? Siapakah yang akan menyemai, di lahan yang telah dipenuhi tanaman? Yang diperlukan adalah lembaran yang bersih dan lahan yang kosong. Jadilah bagai bumi yang lapang, agar Sang Kekasih berkenan menanam benihnya. Jadilah bagai sebuah halaman kertas kosong, sehingga kalam-Nya menuliskan tentang engkau. . Sumber: Rumi: Matsnavi   V: 1961 - 1963 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Maryam Mafi dan Azima Melita Kolin. Tercantum dalam buku Rumi's Little Book of Life: The Garden of Soul. the Heart and the Spirit, Hampton Road Publishing, Inc, 2012. Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.

Dalam Cengkeraman Sang Kekasih

Gambar
Sumber Kaligrafi: gramatologia: Leão Tengah tercengkeram engkau dalam cakar seekor singa: sahabatku, janganlah kau harapkan kebahagiaan. Hanya kekerasan yang dapat tundukkan musuh tersembunyi dalam dirimu. Tidaklah seorang pembersih yang sedang memukuli karpet, mengarahkan pukulan tongkatnya padamu melainkan kepada debu di dalamnya. Egomu tersembunyi di balik berlapis hijab debu tak bisa semuanya dibersihkan sekaligus. Bersama setiap pukulan sedikit demi sedikit tanggal hijab dari wajah qalb -mu. Janganlah kau coba mengelak dengan menyelinap ke dalam tidurmu, cakar tajam Sang Kekasih akan mengejarmu sampai ke dalam khayal -mu. Tidaklah seorang pengrajin mengukir sebatang kayu dengan keji, tapi dalam rangka membentuk sebuah karya yang indah. Keras tangan Sang Kekasih adalah sebuah rahmat, sahabatku: Ia akan menghaluskanmu, dan pada akhirnya, memurnikanmu. Catatan: Pada sebuah bagian Masnawi -nya,  Rumi menyampaikan: Takdir itu bagaikan Singa, yang menyeret diri kita,  yang se...

Pandangan Seorang Pencari

Gambar
  Seorang pencari al-Haq      memandang melampaui apa yang tampak,      dan merenungkan yang tersembunyi. Apa yang ditangkap panca indera      hanyalah suatu pertanda. Kita semua mencari sesuatu      yang belum muncul:      pengemis mencari recehan,      penjual mengusahakan keuntungan,      petani menantikan panen,      pelajar mencari pengetahuan,      dan pejalan mencari pencerahan. Ketiadaan adalah tempat Tuhan menyimpan      khazanah berharga-Nya;      ia tengah bergerak, mewujud. . Sumber: Rumi Matsnavi  VI:   1360 -1367 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Maryam Mafi dan Azima Melita Kolin, dalam, "Rumi's Little Book of Life" Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi. Sumber foto: https://www.wallpaperbetter.com/nature-and-landscape-wallpaper/footprints-in-the-sand-202390

Kesenangan yang Melenakan dan Menipu

Gambar
Semua kesenangan yang egois itu melenakan dan menipu. Bagaikan secercah cahaya kilat yang lalu diikuti kegelapan. Cahaya kilat itu tak memadai  untukmu membaca, apalagi membantumu mencapai tujuanmu. Jalanmu akan panjang, dan tanpa seorangpun pemandu. Tipuan di tengah malam akan membuatmu semakin jauh tersesat ke tengah gurun. Terkadang kau terhalang sebuah gunung; kali lain, kau terjatuh ke dalam sungai. Wahai pencari kesenangan duniawi, takkan kau temukan seorang pemandu; bahkan, jika kau bertemu dengannya,  akan kau palingkan wajahmu. Seraya engkau berkata, "Telah jauh kutempuh jalan ini, sang pemandu ini malah memberitahuku, bahwa aku telah tersesat. Jika kudengar perkataan yang menakjubkan itu, aku harus memulai ulang perjalananku,  dibawah arahannya. Aku telah habiskan umurku di jalanku ini: kukan lanjutkan, apapun resikonya. Enyahlah, para pengkritik!" Betul, telah jauh kau berjalan, tetapi hanya dalam prasangka seremeh kilat; kemarilah, dirikanlah tenda sebagai...

Mempercantik Kuburan

Gambar
Jangan berlebihan usahamu, hanya sekadar untuk urusan duniawi. Jangan terlibat amal yang tak mensucikan. Jika tak kau perhatikan, pada akhir hari, kau kan beranjak saat kau belum lagi tuntas: urusan akhiratimu berantakan; kau bagaikan roti yang belum dipanggang. Mempercantik kuburan itu tak dilakukan dengan memakai kayu, batu atau semen. Sama sekali tidak! Tapi dengan menggali dalam-dalam kuburmu dalam kemurnian ruhaniah, lalu mengubur keakuanmu dalam Kehendak-Nya; Dan dengan menjadi debu-Nya, terkubur dalam cinta kepada-Nya; sehingga dengan hembusan-Nya, kau kan disempurnakan. Sumber: Rumi:   Matsnavi   III: 128 - 32 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Kabir Helminski Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.